Minggu, 06 April 2025

Ikan Cawing Hidung yang bisa jadi ikan hias

Ikan Cawing Hidung atau yang dikenal sebagai Ikan Pasa’ (Pasak) oleh masyarakat Dayak di sepanjang Sungai Bahau, merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang keberadaannya semakin terancam, terutama di wilayah Sumatera. Karena kondisi populasinya yang semakin memprihatinkan, pemerintah Indonesia telah menetapkan ikan ini sebagai satwa yang dilindungi sesuai dengan peraturan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ikan ini memiliki ukuran panjang sekitar 28,3 cm dan tersebar di perairan Sumatera serta Kalimantan. Di Kalimantan, khususnya di daerah Kalimantan Utara, ikan Pasa’ masih dapat ditemukan di perairan Sungai Bahau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang. Meski demikian, ikan ini bukanlah jenis ikan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat setempat. Umumnya, ikan Pasa’ hanya dikonsumsi sebagai pilihan terakhir apabila jenis ikan lain tidak tersedia. Hal ini disebabkan oleh banyaknya tulang dalam tubuh ikan ini, sehingga cukup merepotkan saat dikonsumsi. Selain itu, rasa dari ikan Pasa’ dinilai kurang enak jika dibandingkan dengan ikan lain seperti Pelian atau Padek.

Yang menarik, pemanfaatan ikan ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok di berbagai wilayah Indonesia. Di Kalimantan, ikan Pasa’ memang masuk dalam kategori ikan konsumsi, tetapi hanya sebagai alternatif ketika jenis ikan lain sulit didapat. Sementara itu, di Pulau Jawa dan beberapa daerah lainnya, ikan ini lebih dihargai sebagai ikan hias dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pemanfaatan ikan ini dibatasi oleh pemerintah melalui regulasi untuk menjaga keberlanjutan populasinya di alam liar.

Melihat keberadaan ikan ini yang semakin terancam, diperlukan pengawasan yang lebih intensif terhadap pemanfaatannya, khususnya di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Kayan Mentarang. Pengelolaan kolaboratif antara masyarakat setempat dan pemerintah menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian ekosistem. Masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Bahau memiliki peran besar dalam pelestarian ikan Pasa’, baik melalui kelembagaan adat maupun sebagai bagian dari pengelola kawasan. Dengan kerja sama yang baik, ekosistem perairan dan populasi ikan Pasa’ dapat terus terjaga agar tetap lestari di alam.

Perlindungan ikan Pasa’ menjadi hal yang penting untuk mencegah kepunahannya. Upaya konservasi dan pemantauan populasi ikan ini harus ditingkatkan, terutama di habitat aslinya di Kalimantan dan Sumatera. Dengan pelestarian yang tepat, ikan Cawing Hidung bisa tetap menjadi bagian dari keanekaragaman hayati Indonesia untuk generasi mendatang.

Semoga infonya bermanfaat. 



Kuningan April 2025



Sumber informasi artikel https://ksdae.menlhk.go.id/berita/7592/Ikan-Pasa-Dari-Ikan-Konsumsi-Menjadi-Ikan-Hias.html

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan