Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Selasa, 10 Februari 2026

Merawat burayak manfish agar sehat

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel Prie Java yang diupload pada tanggal 5 Februari 2021 dengan judul "Tips agar burayak ikan manfish tak mudah mati dan hidup banyak sampai besar". 

Merawat burayak manfish memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian, terutama bagi pemula yang baru mencoba membudidayakan ikan hias ini. Salah satu hal penting yang sering diabaikan adalah kualitas air. Banyak orang terbiasa menggunakan obat anti jamur berupa “air biru”, padahal pengalaman praktis menunjukkan bahwa daun ketapang jauh lebih efektif. 

Daun ketapang tidak hanya menjaga kualitas air tetap stabil, tetapi juga membuat kondisi alami yang mendukung pertumbuhan burayak. Dengan cara ini, tingkat kelangsungan hidup burayak bisa lebih tinggi, sehingga peluang mereka tumbuh besar pun semakin besar.

Selain kualitas air, pemberian pakan juga menjadi faktor penentu dimana burayak yang baru belajar berenang sangat bergantung pada ketepatan waktu pemberian pakan. Jika telat, risiko kematian meningkat karena ikan yang masih kecil ini belum mampu bertahan lama tanpa makanan. Artemia digunakan sebagai pakan terbaik untuk fase awal karena ukurannya kecil dan kandungan nutrisinya tinggi. 

Namun, jika artemia sulit didapat kutu air  bisa menjadi alternatif yang baik. Seiring bertambahnya usia, burayak dapat diberi jentik nyamuk, yang lebih besar dan sesuai dengan kemampuan mulut mereka. Pergantian jenis pakan ini harus dilakukan secara bertahap agar burayak bisa beradaptasi dengan baik.

Kualitas air yang menurun juga sering menjadi penyebab kematian burayak. Jika terlihat ada burayak yang mati setiap hari, meskipun hanya satu atau dua ekor, itu pertanda bahwa kondisi air sudah tidak ideal. Langkah terbaik adalah segera memindahkan burayak ke wadah atau akuarium baru yang airnya sudah diendapkan selama dua hingga tiga hari. Air yang segar dan bebas dari bau tidak sedap akan membantu burayak bertahan hidup lebih lama. Dengan begitu, siklus kematian beruntun bisa dihentikan dan populasi burayak tetap terjaga.

Perawatan yang konsisten akan terlihat hasilnya dalam beberapa minggu. Contohnya, burayak yang berusia sekitar 2 bulanan dapat tumbuh hingga seukuran kuku jempol tangan. Jika dirawat dengan baik, jumlahnya bisa mencapai ratusan ekor, seperti yang ditunjukkan dalam video dengan sekitar 400 ekor burayak yang sudah dipindahkan ke kolam terpal. 

Hal ini membuktikan bahwa kombinasi antara penggunaan daun ketapang, manajemen pakan yang tepat, serta pemindahan wadah saat diperlukan benar-benar efektif dalam menjaga kelangsungan hidup burayak manfish. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, pemula sekalipun bisa berhasil membesarkan burayak hingga menjadi ikan dewasa yang sehat dan indah.  

Video yang membahas tips merawat burayak manfish ternyata memancing banyak komentar dari para penonton, terutama mereka yang pernah mengalami kesulitan dalam membesarkan anak ikan ini. Komentar-komentar tersebut memperlihatkan pentingnya berbagi pengalaman, sekaligus menjadi wadah diskusi antara pemula dan admin channel.

Salah satu komentar yang cukup menarik datang dari seorang penonton yang mengaku sering gagal ketika menggunakan “air biru”. Ia menulis, “Pantes saya pake air biru mati terus. Alhamdulillah ilmunya bg, makasih sukses terus.” Komentar ini kemudian dijawab oleh admin channel dengan penuh empati dan pengalaman pribadi “Amiin, sama bang dulu awal-awal saya juga pake air biru, tapi gagal terus sampai pusing 😀. Terima kasih juga bang sudah mampir 🙏.” Jawaban tersebut menunjukkan bahwa kegagalan adalah hal yang wajar di awal, namun bisa diatasi dengan mencoba metode lain seperti penggunaan daun ketapang.

Ada pula komentar lain yang lebih panjang, berisi curahan pengalaman seorang penonton yang sudah berulang kali mencoba namun hasilnya tetap mengecewakan. Ia menulis, “Berulang kali bisa berenang. Berulang kali juga pada mati semua 😥. Dari media baskom, sterfom box. Pakan artemia. Ketapang/obat biru. Solusi ke depannya gimana bang?” Pertanyaan ini kemudian dijawab oleh admin channel dengan nasihat yang menenangkan: “Sabar dan telaten bang, sambil mengamati penyebab kematian, nanti juga ketemu jalannya. Coba burayaknya ditempatin di akuarium, airnya kurang lebih 15 cm saja 🙏.”

Dari interaksi tersebut terlihat bahwa komunitas pecinta ikan hias, khususnya manfish, saling mendukung dan berbagi pengalaman. Admin channel tidak hanya memberikan tips teknis, tetapi juga dorongan moral agar para pemula tetap sabar dan telaten. Diskusi di kolom komentar menjadi bukti bahwa proses belajar merawat burayak memang penuh tantangan, namun dengan kesabaran dan pengamatan yang baik, jalan keluar akan ditemukan.

Semoga infonya bermanfaat. 



Kuningan Februari 2026

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan