Memelihara ikan tembakul atau gelodok membutuhkan perhatian khusus agar habitat buatan yang dibuat bisa meniru kondisi alami mereka. Dengan habitat yang tepat, ikan ini akan tumbuh sehat dan menunjukkan perilaku alami yang menarik. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membuat habitat buatan untuk ikan tembakul.
Hal pertama yang diperhatikan adalah jenis substrat yang digunakan di dalam aquarium. Untuk ikan tembakul, substrat lumpur jauh lebih baik dibandingkan pasir. Pasir bisa mengiritasi kulit ikan yang sensitif dan berisiko tertelan saat ikan mencari makan. Lumpur memberikan permukaan yang lembut dan nyaman bagi ikan tembakul.
Selain itu, lumpur memungkinkan ikan untuk menggali lubang kecil yang berfungsi sebagai wilayah kekuasaan dan tempat bersembunyi. Ini sangat penting karena ikan tembakul bersifat teritorial dan suka memiliki tempat khusus untuk berlindung.
Air yang digunakan juga menggunakan air payau yang dangkal, meniru kondisi muara tempat ikan ini biasanya hidup di alam liar. Suhu air pun dijaga agar tetap stabil di kisaran 28 hingga 29 derajat Celcius, sesuai dengan habitat tropis aslinya. Suhu yang tepat membantu menjaga kesehatan ikan dan aktivitasnya tetap normal.
Ikan tembakul hidup di lingkungan yang mengalami pasang surut air. Oleh karena itu, habitat buatan yang baik mampu meniru kondisi ini. Sistem pompa khusus bisa digunakan untuk mensimulasikan pasang surut air di dalam aquarium dan di bagian bawah dibuat penampung air yang berfungsi sebagai sumber air saat pasang dan tempat penampungan saat surut.
Ketika air pasang, pompa akan mengalirkan air ke dalam aquarium, dan saat surut, air akan ditarik kembali ke penampung di bawah. Simulasi ini sangat penting karena di alam liar, ikan tembakul akan masuk ke dalam air saat pasang dan naik ke darat untuk berjalan di atas lumpur saat air surut. Dengan simulasi ini, perilaku alami ikan dapat tetap terjaga meskipun berada di habitat buatan.
Dalam hal pemberian pakan, ikan tembakul dapat diberi makan cacing kecil, udang, atau serangga hidup. Makanan hidup ini sangat cocok karena meniru makanan alami mereka di habitat aslinya. Memberikan pakan yang tepat akan membantu ikan tetap sehat dan aktif.
Selain itu, penting untuk memahami sifat ikan tembakul yang teritorial. Mereka cenderung menjaga wilayahnya dan bisa menjadi agresif jika terlalu banyak ikan dalam satu aquarium. Oleh karena itu, jumlah ikan dalam satu habitat dibatasi agar tidak terjadi perkelahian yang bisa membahayakan kesehatan ikan.
Semoga infonya bermanfaat.
Kuningan Februari 2026