Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Jumat, 30 Januari 2026

Aquarium ikan discus di lobi kantor Mayora

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel JAMM VLOG yang diupload pada tanggal 28 Januari 2026 dengan judul "BIKIN HEBOH & VIRAL MEGATANK 3 M DI LOBI PERKANTORAN MEWAH DI ISI DENGAN PULUHAN IKAN SULTAN GUYS". 


Proyek pembuatan megatank sepanjang 3 meter di lobi kantor pusat Mayora yang didokumentasikan oleh channel JAMM VLOG merupakan salah satu karya kolaborasi paling spektakuler dalam pembuatan aquarium besar di Indonesia. Dalam video memperlihatkan bagaimana sebuah ide besar diwujudkan melalui kerja sama tiga pihak dengan keahlian berbeda yaitu JAMM VLOG, Rumah Masih dan Zora Discus.

Koh Anthony Saputra dari berperan sebagai penyedia kaca sekaligus supervisor pengerjaan, Koh Adit dari Rumah Mayin bertanggung jawab atas perakitan unit dan sistem filtrasi, sementara dr. Hendra dari zora Discus menghadirkan sentuhan artistik melalui konsep aquascaping serta pemeliharaan ikan Discus. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dunia aqurium bisa menjadi proyek profesional.

Dari sisi teknis, aquarium ini dibangun dengan standar yang sangat tinggi seperti bahan kaca yang digunakan adalah jenis optic clear dengan ketebalan 19 mm, sehingga memberikan kejernihan visual tanpa bias warna hijau yang biasanya muncul pada kaca biasa. Presisi pabrikasi juga menjadi perhatian dengan mesin pemotong kaca modern yang mampu menghasilkan akurasi hingga 0,1–0,2 mm. 

Hal ini penting karena ukuran aquarium yang terbilang besar sehingga diperlukan kekuatan dan ketahanan ekstra. Untuk perekat, digunakan silikon merek Wacker asal Jerman yang terkenal dengan daya rekat kuat dan tahan lama, sehingga risiko kebocoran bisa diminimalisasi. Kombinasi material premium ini menjadikan akuarium tidak hanya indah dipandang, tetapi juga aman ditempatkan di area publik yang ramai.

Proses pengerjaan proyek berlangsung selama empat minggu dengan tahapan yang jelas dan terstruktur. Pada minggu pertama, kaca dikirim dan dirakit di lokasi hanya dalam waktu sekitar lima jam karena kabinet dan sistem filtrasi sudah disiapkan sebelumnya di workshop. Setelah itu dilakukan uji coba dengan perendaman air selama satu minggu untuk memastikan tidak ada kebocoran. 

Minggu kedua diisi dengan proses hardscaping oleh team dr. Hendra, yaitu penataan batu dan kayu sebagai dasar ekosistem. Minggu ketiga dilanjutkan dengan penanaman tumbuhan air untuk menciptakan suasana alami, dan pada minggu keempat dilakukan aklimatisasi ikan Discus sebelum akhirnya proyek diserahkan kepada klien. Tahapan ini memperlihatkan betapa detail dan telitinya pengerjaan, sehingga hasil akhir benar-benar sesuai ekspektasi.

Salah satu aspek penting dari proyek ini adalah sistem pemeliharaan rendah low maintenance yang dirancang khusus untuk kebutuhan lobi kantor. Karena area tersebut sangat sibuk dan tidak memungkinkan adanya perawatan intensif setiap hari, sistem filtrasi dibuat agar tetap menjaga kualitas air dengan usaha minimal. 

Dengan teknologi filtrasi modern, aquarium tetap jernih dan sehat bagi ikan, sementara tampilannya selalu menarik perhatian bagi pengunjung. Hal ini menjadikan aquarium bukan hanya dekorasi, tetapi juga simbol efisiensi dan kecanggihan teknologinya.

Hasil akhir dari proyek megatank ini sangat baik dengan puluhan ikan Discus berkualitas berenang anggun di dalam ekosistem aquascape yang sudah tertata indah, membuat pemandangan yang menenangkan sekaligus mewah, juga kejernihan kaca membuat setiap detail terlihat jelas, mulai dari gerakan ikan hingga lekukan tanaman air. 

Aquarium besar ini menjadi pusat perhatian di lobi kantor Mayora, menghadirkan nuansa elegan yang memperkuat citra perusahaan sebagai brand besar yang peduli pada estetika dan inovasi. Tidak heran jika video dokumentasi dari JAMM VLOG selalu menjadi viral, karena proyek ini memang layak disebut sebagai salah satu instalasi aquarium mengesankan yang pernah dibuat di Indonesia

proyek pembuatan megatank sepanjang 3 meter di lobi kantor pusat Mayora yang diupload oleh channel JAMM VLOG tentunya menarik perhatian karena skala dan keindahan hasil akhirnya, juga memicu beragam komentar dari para penonton. Antusiasme warganet terlihat jelas dalam kolom komentar, dimana banyak yang memberikan apresiasi sekaligus rasa penasaran terhadap detail teknis proyek tersebut.

Salah satu komentar yang cukup panjang menyoroti perjalanan sang kreator, Anthony Saputra. Seorang penonton menulis, “wah paket komplit sekarang bang Anthony, berawal dari hobbies, belajar sistem filtrasi dan berujung kepada pemasangan sistem dari awal sampai akhir aquarium besar.... mantap bang...”. Komentar ini langsung dibalas oleh admin dengan nada hangat dan penuh rasa syukur, “Hehehehehe, step by step setelah melalui banyak pembelajaran yang panjang juga om 🙏🙏 terima kasih ya bantu suport nya 💪😊”. Balasan tersebut menunjukkan bahwa proyek besar ini memang lahir dari proses panjang pembelajaran dan pengalaman, bukan sesuatu yang instan.

Ada juga komentar lain yang menyinggung soal aktivitas sang kreator, “Mantap koh... lama jarang upload rupanya lg ada project, smoga kedepannya makin byk project besar koh...”. Ungkapan ini mencerminkan dukungan penonton yang berharap agar proyek-proyek spektakuler seperti ini terus berlanjut dan semakin sering dibagikan ke publik.

Selain apresiasi, beberapa komentar juga berisi pertanyaan yang lebih teknis. Seorang penonton bertanya, “Mayora Tanggerang kah?”, yang kemudian langsung dikonfirmasi oleh admin dengan jawaban singkat, “Yapp betul om”. Pertanyaan lain yang lebih detail muncul terkait spesifikasi kaca yang digunakan, “Brapa mm ini kacanya ko? Tempered juga?”. Admin pun menjawab dengan jelas, “Full 19mm Super Clear, gak tempered karena single glass kalau di tempered jauh lebih bahaya om 🙏”. Jawaban ini sekaligus memberikan edukasi kepada penonton mengenai alasan teknis di balik pemilihan material kaca untuk akuarium raksasa tersebut.

Ragam komentar ini ada interaksi dan ada apresiasi, dukungan moral, hingga rasa ingin tahu tentang detail teknis. Semua itu membuat video dokumentasi proyek megatank ini semakin hidup, bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam dunia aquarium skala besar.

Semoga infonya bermanfaat.




Kuningan Januari 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan