Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Jumat, 23 Januari 2026

Panen larva ikan tembakang di kolam bundar

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel Dodo Ahda channel yang diupload pada tanggal 2 Januari 2026 dengan judul "Panen larva iKan Tembakang di kolam bundar #ikantembakang". 


Video dari ini memberikan gambaran yang cukup lengkap mengenai tahapan awal budidaya ikan tembakang (Helostoma temminckii), yang di beberapa daerah juga dikenal sebagai ikan tambak atau biawan. Proses yang ditampilkan dimulai dari pemijahan di kolam bundar dengan komposisi indukan yang seimbang, yaitu dua pasang betina dan empat ekor jantan. Dari hasil pemijahan tersebut, larva yang berumur lima hari kemudian dipanen. 

Pada tahap ini, larva masih sangat rentan sehingga pengelolaan lingkungan dan kepadatan kolam menjadi faktor penting. Karena populasi di kolam pemijahan sudah terlalu padat, larva segera dipindahkan ke kolam pendederan agar pertumbuhan lebih optimal dan risiko kematian akibat kompetisi berkurang.

Tahapan pendederan yang diperlihatkan dalam video juga cukup detail. Kolam pendederan baru dipersiapkan dengan metode fermentasi, penggaraman, serta pemberian EM4 untuk memastikan kualitas air sesuai kebutuhan larva. Langkah ini menunjukkan betapa pentingnya manajemen kualitas air dalam budidaya ikan air tawar, terutama pada fase larva yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. 

Setelah kolam siap, larva dipindahkan dan mulai diberi pakan buatan berupa pelet halus yang mudah dikonsumsi. Pakan ini dipilih karena praktis dan tersedia di pasaran, sekaligus mendukung pertumbuhan larva menuju fase benih.

Selain aspek teknis, video ini juga menyoroti konteks kegiatan yang lebih luas. Proses panen dan pemindahan larva dilakukan di Breeding Pawase, Dusun Cikopo, Desa Cibinuang, dengan latar belakang pemandangan Gunung Ciremai yang menambah nuansa alami. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga memiliki nilai edukasi. 

Mahasiswa dari Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Sekolah Tinggi Perikanan) Kampus Aceh turut terlibat dalam praktik kerja lapangan selama lima bulan. Kehadiran mereka memperlihatkan adanya transfer pengetahuan langsung dari lapangan, sehingga generasi muda perikanan dapat memahami proses budidaya secara nyata.

Ikan tambakan ini merupakan ikan yang nilai ekonomis yang lumayan tinggi hampir sama dengan ikan gurame. Budidaya ikan tambakan bisa si lakukan di kolam tembok, kolam tanah ataupun kolam bulat atau terpal. Proses pemijahan ikan tembakang biasa di malam hari menjelang pagi, biasa memijah secara alami dan koloni. Ikan tembakang merupakan ikan tahunan untuk masa panennya.  

Salah satu komentar yang muncul adalah pertanyaan sederhana namun cukup penting seperti “Punya yang gendong telur ga om?” Pertanyaan ini merujuk pada kondisi indukan ikan tembakang, apakah masih ada yang sedang membawa telur. Admin channel kemudian menjawab dengan lugas: “Nggak punya, sudah dipijahkan semua.” Jawaban ini menegaskan bahwa seluruh indukan yang digunakan dalam proses pemijahan sudah selesai bertelur, sehingga saat video dibuat tidak ada lagi indukan yang sedang dalam kondisi membawa telur. Hal ini sekaligus memberikan informasi tambahan bagi penonton mengenai tahapan pemijahan yang sudah dilakukan secara tuntas.

Komentar lain yang cukup menarik datang dari seorang penonton yang menanyakan masa panen ikan tembakang, dengan menyebutkan bahwa ikan ini banyak ditemukan di Papua. Ia menulis: “Assalamualaikum bang, berapa bulan masa panennya karena ikan tembakan ini banyak di Papua.” Pertanyaan ini dijawab oleh admin channel dengan penjelasan yang cukup detail “Waalaikumsalam, untuk ikan Tembakang dari benih sampai usia panen bisa mencapai 1-1.5 tahun, agak lambat untuk pertumbuhannya. Oh iya, Papua-nya di Merauke atau di Jayapura 🙏.”

Jawaban tersebut memberikan gambaran nyata bahwa ikan tembakang memang memiliki laju pertumbuhan yang relatif lambat dibandingkan beberapa jenis ikan air tawar lainnya. Waktu panen yang bisa mencapai satu hingga satu setengah tahun tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pembudidaya, terutama dalam hal manajemen pakan dan kualitas air. Selain itu, admin channel juga menambahkan sentuhan personal dengan menanyakan lokasi spesifik di Papua, yakni Merauke atau Jayapura, yang menunjukkan adanya interaksi hangat antara pengelola channel dengan penontonnya.

Dari dua komentar ini saja, terlihat bagaimaimana video edukatif ini tentang budidaya ikan terdapat diskusi yang lebih luas. Penonton tidak hanya menyimak proses teknis yang ditampilkan, tetapi juga aktif bertanya mengenai detail yang mungkin tidak dijelaskan secara langsung dalam video. Admin channel pun berperan penting dalam menjawab pertanyaan dengan bahasa yang sederhana, informatif, dan tetap menjaga nuansa kekeluargaan. Hal ini membuat konten yang disajikan tidak hanya bersifat satu arah, melainkan menjadi ruang interaktif yang memperkaya pengetahuan bersama.

Secara keseluruhan, video ini bisa menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya manajemen pemijahan, pendederan, dan kualitas lingkungan dalam budidaya ikan tembakang. Dengan kombinasi antara praktik lapangan, keterlibatan akademisi, serta latar alam yang mendukung, kegiatan ini mencerminkan bagaimana budidaya ikan dapat dijalankan secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat edukatif bagi masyarakat dan mahasiswa. 

Semoga infonya bermanfaat. 



Kuningan Januari 2026

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan