Tampilkan postingan dengan label Ikan dewa Kuningan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan dewa Kuningan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2024

Manfaat budidaya ikan endemik asal Indonesia

Artikel kali ini adalah tentang peluang dan manfaat dari membudidayakan ikan-ikan yang berasal dari perairan asli (endemik) air tawar khususnya di Indonesia. Budidaya ikan endemik dapat menjadi solusi inovatif untuk menyeimbangkan antara pelestarian alam dan pengembangan ekonomi

Beberapa jenis ikan endemik Indonesia, yang sebelumnya hanya bisa ditemukan di habitat alaminya disungai dan danau, kini telah berhasil dibudidayakan oleh para breeder berpengalaman dan ahli penelitian perikanan, ini menandakan sebuah langkah maju yang signifikan dalam upaya pelestarian dan pemanfaatan ikan endemik di Indonesia.

Kegiatan budidaya dapat dilakukan pada lokasi yang terdapat sumber air bersih bertujuan untuk memperbanyak anakan ikan endemik dari jenis tertentu, tentunya memiliki nilai ekologi dan beberapa keuntungan serta peluang ekonomi yang bisa didapatkan dari pembudidayanya. 

Beberapa ikan yang sudah bisa dikembangkan baik itu secara alami atau dengan campur tangan manusia antara lain seperti ikan baung, botia macrachantus, belida, bilih dan jenis ikan wader. Ikan-ikan ini merupakan spesies ikan yang banyak diminati baik sebagai ikan hias maupun konsumsi yang bernilai jual tinggi dipasaran.

Manfaat lainnya adalah dapat menjadi daya tarik wisata terutama bagi kalangan pecinta alam, seperti di daerah Kuningan Jawa Barat yang juga dikenal dengan ikan dewanya, para wisatawan dapat menikmati keindahan dan keunikan ikan endemik yaitu di obyek wisata pemandian Cibulan dan Taman Wisata Alam Linggarjati.

Pengembangan wisata berbasis ikan endemik dapat memberikan manfaat ekonomi misalnya melalui ide menjual souvenir dan merchandise seperti kaos sablon atau mug sablon sehingga bisa menarik minat para wisatawan untuk membelinya sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut.

Sementara hal lainnya adalah dapat membuka peluang penelitian dan inovasi di bidang biologi dan akuakultur. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang ikan perairan asli dan mengembangkan teknik budidaya yang lebih efektif dan berkelanjutan nantinya. 

Dengan demikian dengan membudidayakan ikan-ikan tersebut dapat menawarkan manfaat dan keuntungan baik bagi kelestarian alam, ekonomi maupun budaya

Semoga infonya bermanfaat.


Kuningan Mei 2024

Minggu, 07 April 2024

Tentang Ikan Mahseer yang eksotis

Tentang Ikan Mahseer yang eksotis

Artikel kali ini adalah tentang Ikan Mahseer yang terlihat eksotis, umumnya ikan ini memiliki tubuh yang memanjang dan ramping dan jenis tertentu seperti Himalayan Mahseer bisa tumbuh hingga sekitar 2 meter lebih. Ikan ini termasuk pemakan segala (omnivora) keberadaannya terdapat di berbagai negara seperti India, Indonesia dan Thailand. Habitat alami ikan mahseer terdapat di perairan sungai dan suka sekali dengan air deras dengan kadar oksigen tinggi.

Di beberapa daerah seperti di Indonesia ikan mahseer memiliki nama dan julukan yang berbeda-beda seperti ikan dewa di Kuningan, ikan tambra di Tegal atau ikan semah di Kapuas. Dari sekian jenis ikan mahseer yang ada khususnya di Indonesia terdapat 1 jenis yang admin ketahui yaitu Tor Soro (ikan dewa) yang mana pernah melihat langsung perawakan indukannya yang besar.

Menurut admin perbedaan jenis ikan mahseer dibeberapa wilayah ini bisa terlihat dari warna sisik dan panjang tubuh maksimal, sementara lainnya masih terlihat kemiripannya seperti kepala dan sirip.

Berikut adalah beberapa info dan fakta tentang ikan jenis mahseer yang bisa admin tulis berdasarkan info dari beberapa sumber situs website dan Youtube.

1. Ikan Mahseer Himalaya (Tor Putitora) merupakan jenis terbesar diantara mahseer lainnya ikan ini disukai oleh kolektor ikan hias karena berwarna keemasan ( Golden Mahseer) yang amat cerah jika terkena pantulan cahaya matahari pada bagian sisi tubuhnya. Pada habitat aslinya ikan yang berada di Himalaya ini berada dalam perairan tawar yang cukup dingin dan cenderung berada di lokasi bebatuan dan termasuk perenang yang andal yang suka dengan perairan berarus deras. Kekuatan hentakan yang luar biasa menjadikannya target populer bagi para pemancing profesional. Ikan ini merupakan kebanggaan di Pakistan dan keberadaannya sangat diperhatikan dan dilindungi.

2. Di daerah Kuningan Jawa Barat juga terdapat ikan Mahseer dalam jumlah besar yang menurut info adalah jenis Tor Soro, ikan ini menjadi ikan ikonik di Kuningan disebut juga ikan dewa Kuningan. Warna sisik ikan dewasa adalah hitam agak keabuan. Ikan mahseer di kuningan ini dapat ditemukan di obyek wisata seperti di TWA Linggarjati dan wisata pemandian di Cibulan. Khusus bagi Ikan-ikan yang berada di kolam-kolam obyek wisata ini sangat diperhatikan keberadaannya oleh pengelola obyek wisata dan dijaga sekali kelestariannya.

3. Menurut situs Trobosaqua.com bahwa ikan mahseer adalah ikan andalan masa depan dan pada tahun 2017 telah didirikan Perkumpulan Pengusaha Ikan Mahseer Indonesia atau PPIMI yang berada di Majalengka Jawa Barat. Menurut artikelnya terdapat 6 jenis ikan Mahseer yang ada diperairan Indonesia.

4. Menurut situs Trubus.id Ikan ini sudah ada usaha pembesarannya yaitu di Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang yang dikelola oleh Bapak Endang Mumuh yang juga merupakan anggota PPIMI dan sudah berhasil dibudidayakan secara intensif. Usaha pembesaran ikan ini sudah dilakukan pada tahun 2000. Potensi dari Pembesaran ikan mahseer dapat menjadi usaha yang menguntungkan karena harga perkilogramnya bisa mencapai Rp. 800.000.
Usaha ini memerlukan modal yang cukup besar seperti pembuatan kolam-kolam serta ada pengetahuan yang memadai tentang budidayanya.

5. Penghobi dan kolektor ikan mahseer di Indonesia menjadikannya sebagai ikan hias yang istimewa dan sudah ada kolektor dari tiap ragam jenisnya seperti Irvan Hakim dan para komunitas pecinta ikan Mahseer.

6. Menurut info situs ksdae.menlhk.go.id ikan Tor tombroides yang berada disana merupakan jenis ikan endemik Taman Nasional Betung Kerihun Kalimantan Barat.

Semoga infonya bermanfaat.



Kuningan April 2024

Kamis, 30 Maret 2023

Ikan dewa kolaps (pingsan) dan hidup lagi


Berikut adalah video singkat yang direkam pada Senin tanggal 30-03-2020 saat melihat ikan dewa di Kuningan tepatnya di Kolam lama Obyek Wisata Linggarjati Indah.

Pada saat memberi makan terlihat ada satu ikan dewa berukuran 30 cm yang terlihat kolaps dan mungkin kejadiannya sudah agak lama.

Akhirnya ada orang yang sudah kenal situasi kolam dengan menyelam untuk mengambil ikan dewa yang kolaps, lalu diberikan pertolongan sederhana yang dapat kita lihat dalam video diatas yang kemudian ikan tersebut bisa hidup normal kembali akan tetapi ikan tersebut masih dalam kondisi lemas.

Ikan dewa merupakan ikan yang yang dilindungi di Kabupaten Kuningan dan dijaga kelestariannya.




Kuningan Maret 2023

Sabtu, 04 April 2020

Ikan dewa atau Kancra Bodas di Kuningan


Ikan kancra Bodas atau sering disebut ikan dewa yang berada di Kuningan Jawa Barat.  Ikan yang dijaga kelestariannya oleh warga Kuningan ini memiliki warna cerah agak gelap hitam keabuan dan bersisik agak besar. 

Ikan dewa identik dengan ikan mas namun agak berbeda karena badannya yang agak ramping dan memanjang pada bagian kepalanya.

Berikut adalah Obyek wisata Pemandian yang terdapat ikan dewa :

- Pemandian Cibulan

- Pemandian Cigugur

- Pemandian lingarjati indah (kolam lama)

Khususnya di Obyek Wisata Cibulan para pengunjung bisa melakukan aksi atau berfoto dengan ikan dewa di dekat kolam.

Ikan yang jinak ini akan di ambil oleh pawang yang sudah paham dan mengenal betul tanda-tanda ikan yang akan diambil untuk diajak berfoto dengan pengunjung pemandian. 

Ikan yang disakralkan di daerah Kuningan ini pun menjadi daya tarik wisata yang sampai sekarang masih menjadi hiburan untuk menghilangkan stress karena kejinakannya.

Lokasi pembuatan video :
Taman Wisata Alam Linggarjati

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan