Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Kamis, 05 Februari 2026

Adiba Farm spesialis ikan Manfish

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel AQUA ENERGY yang diupload pada tanggal 8 Agustus 2024 dengan judul "Breeding Ikan Manfish Hasil Puluhan Ribu Ekor Dikolam". 


Keberhasilan Adiba Farm dalam menghasilkan puluhan ribu ekor ikan Manfish berawal dari filosofi sederhana yang dipegang teguh oleh Pak Wawan, yaitu cara untuk tetap fokus pada satu spesialisasi. Di tengah tantangan dan godaan untuk memelihara berbagai jenis ikan hias, Pak Wawan memilih untuk mendedikasikan seluruh energinya hanya pada budidaya ikan Manfish, mulai dari jenis Album, Platinum hingga Slayer, karena ia percaya bahwa penguasaan karakter satu jenis ikan dengan fokus akan memberikan hasil yang jauh lebih konsisten dan menguntungkan. 

Strategi operasionalnya pun dibagi secara cerdas menjadi dua zona yaitu area rumah di Jalan Haji Suaeb difungsikan khusus sebagai tempat pemijahan agar pengawasan indukan dan telur lebih terkontrol, sementara lahan luas di Jalan Kampung Sawah Depok dialokasikan sebagai kolam pembesaran untuk menampung populasi yang besar 

Kunci dari tingginya produktivitas di farm ini terletak pada penerapan sistem kolam estafet yang sangat sistematis, dimana ikan bergerak dari satu tahap ke tahap berikutnya berdasarkan siklus pertumbuhannya. Proses ini dimulai dari Kolam 1 yang menampung anakan yang baru saja "lulus" dari aquarium, kemudian secara bertahap ikan-ikan tersebut dipindahkan ke Kolam 2 hingga Kolam 5 seiring bertambahnya ukuran tubuhnya untuk menghindari kompetisi pakan yang tidak merata. 

Puncak dari sistem ini adalah Kolam 6, sebuah kolam penampungan khusus bagi ikan-ikan yang telah mencapai ukuran standar pasar dan siap untuk dipanen. Dengan manajemen arus ikan yang tertata rapi seperti ini, Adiba Farm mampu mengelola populasi yang besar, yaitu bisa mencapai puluhan ribu ekor lebih dalam satu kali periode pembesaran, yang memastikan ketersediaan stok secara berkesinambungan bagi para mitra bisnisnya.

Dalam aspek teknis pembiakan, Pak Wawan menekankan pentingnya akurasi dalam memilih serta merawat indukan, dimana ia juga membagikan cara untuk membedakan jenis kelamin ikan Manfish yang siap kawin melalui bentuk kepalanya. Ikan jantan dewasa biasanya memiliki postur tubuh yang lebih gagah dengan ciri khas kepala yang menonjol atau "bagol" (jenong), sementara ikan betina cenderung memiliki profil kepala yang lebih pipih dan ukuran tubuh yang relatif lebih kecil. 

Saat memasuki tahap pemijahan, Pak Wawan menggunakan aquarium satu meter yang disekat menjadi dua bagian dengan material gelap untuk membuat privasi bagi pasangan ikan, sekat gelap ini penting agar ikan merasa aman, tidak stres, dan tidak terdistraksi oleh pasangan lain di sebelahnya, sehingga proses bertelur dapat berjalan dengan maksimal tanpa gangguan eksternal.

Perawatan  setelah penetasan juga dilakukan dengan teknik yang sangat mendetail, dimulai dari pengambilan anakan menggunakan selang tiga hari setelah menetas dan memindahkannya ke wadah pembesaran. Pemberian pakan diatur secara ketat, dimulai dari Artemia untuk memenuhi kebutuhan protein awal, kemudian beralih ke kutu air sebanyak empat kali siklus sebelum akhirnya ikan dianggap cukup kuat untuk diterjunkan ke kolam pembesaran terbuka. 

Selain itu, Pak Wawan sangat menjaga produktivitas indukannya dengan segera mengganti air aquarium setelah anakan diangkat, namun ia memberikan catatan penting untuk hanya menggunakan air endapan atau air penampungan dan menghindari air keran langsung agar parameter suhu dan pH tetap stabil. 

Dengan manajemen perawatan yang teliti dan sistem pemasaran yang mengutamakan mitra tetap serta layanan "serok sendiri" bagi pembeli lokal, Adiba Farm sukses menjadi inspirasi bagi para pelaku budidaya ikan hias dalam mengelola bisnis berskala rumahan namun berkapasitas industri.

Semoga infonya bermanfaat.



Kuningan Februari 2026

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan