Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Kamis, 16 Juli 2026

Budidaya Kerapu keramba di Pulau Gili Ketapang

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel KOMPASTV JEMBER yang diupload pada tanggal 13 Maret 2023 dengan judul " Budidaya Kerapu Keramba, Omsetnya 1 Miliar Sekali Panen ". 



Pulau Gili Ketapang yang berada di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi perhatian berkat keberhasilan warganya mengembangkan potensi bahari. Pulau kecil yang berjarak sekitar 4 mil laut atau setara dengan 7 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo ini dihuni oleh hampir 10.000 jiwa. Sejak lama, sebagian besar penduduk hidup langsung dari hasil tangkapan laut. Namun seiring berjalannya waktu, ketergantungan pada alam mulai bergeser ke arah kemandirian ekonomi melalui sektor budidaya kerapu keramba yang terbukti memberikan hasil finansial melimpah. 

Upaya alih teknologi ini bermula dari inisiatif memanfaatkan bentang alam di sisi timur pulau. Wilayah perairan tersebut memiliki karakteristik ombak dan kedalaman yang ideal untuk meletakkan ratusan jaring apung. Para petambak sengaja memilih lokasi dengan kedalaman air sekitar 7 meter agar kondisi lingkungan hidup ikan tetap stabil dan suhu air laut terjaga dengan baik. Kedalaman ini menjadi syarat penting bagi kelangsungan hidup biota laut agar bisa tumbuh besar dengan optimal tanpa hambatan lingkungan yang berarti. Proses pembesaran ikan memerlukan ketelatenan tinggi karena sifat dasar komoditas ini yang cenderung agresif terhadap sesamanya jika kekurangan pasokan makanan di dalam jaring penangkaran.

Meskipun potensi keuntungannya sangat menjanjikan, para petambak setempat masih menghadapi kendala pasokan bibit setempat. Hingga saat ini, di wilayah Probolinggo sendiri belum tersedia unit pembenihan yang mampu menyediakan pasokan secara mandiri. Kondisi tersebut memaksa para pembudidaya mendatangkan benih berkualitas dari luar daerah, seperti Kabupaten Situbondo hingga menyeberang ke Pulau Bali. Benih yang didatangkan biasanya berukuran sekitar 12 centimeter, ukuran yang dinilai cukup kuat untuk beradaptasi dengan lingkungan air laut terbuka di keramba jaring apung.

Setiap petak fasilitas budidaya kerapu keramba dibangun dengan ukuran 12 kali 12 meter yang kemudian disekat lagi menjadi 6 kolam jaring yang lebih kecil. Terlihat dalam video tiap-tiap kolam jaring tersebut diisi dengan sekitar 5.000 ekor benih ikan. Secara rata-rata, satu orang pembudidaya di Pulau Gili Ketapang dapat mengelola antara satu hingga tiga petak struktur jaring. Pengelolaan harian berfokus pada pemberian pakan yang terjadwal serta pembersihan jaring agar sirkulasi oksigen tetap lancar selama masa pembesaran yang berlangsung selama enam bulan penuh.

Ketika masa panen setiap setengah tahun sekali, hasil jerih payah para petambak terbayar tunai dengan tonase yang melimpah. Satu kompleks jaring pembesaran mampu memproduksi sekitar 15 ton ikan siap konsumsi. Nilai jual komoditas ini di pasar domestik maupun ekspor tergolong sangat tinggi, berkisar antara 65.000 rupiah hingga 85.000 rupiah per kilogram. Jika diakumulasikan secara keseluruhan, perputaran uang dari satu kali masa panen tersebut sanggup menyentuh angka hampir 1 miliar rupiah.

Keberhasilan usaha budidaya kerapu keramba ini memberikan dampak yang positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar pulau. Nelayan tradisional yang biasanya hanya mengandalkan hasil tangkapan musiman kini memiliki alternatif penghasilan tambahan yang stabil, yaitu dilibatkan dalam pengelolaan harian, mulai dari tugas memberi pakan, menjaga keamanan fasilitas jaring, hingga memperbaiki jaring penahan yang mengalami kerusakan akibat arus laut. Keterlibatan tenaga kerja lokal ini memperkuat ekonomi tapak kaki di wilayah pesisir.

Melihat kesuksesan yang berjalan berkesinambungan ini, pemerintah daerah menaruh harapan besar pada kawasan Pulau Gili Ketapang. Target jangka panjang telah dicanangkan untuk menjadikan pulau nelayan ini sebagai sentra produksi perikanan budidaya terbesar di wilayah Jawa Timur. Dengan sinergi yang baik antara ketekunan warga dan dukungan fasilitas dari pemerintah, cita-cita menjadikan sektor bahari sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat merupakan kenyataan yang sedang diwujudkan.

Semoga infonya bermanfaat.





Kuningan Juli 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan

4741

Download E-book Inspirasi

Dengan memasukkan email rekan pembaca untuk mendapatkan link download E-book Inspirasi PDF secara gratis.

Dapatkan E-book Sekarang