Tampilkan postingan dengan label Purba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purba. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 November 2012

Tanaman Purba harga Puluhan Juta

Bagi rekan-rekan yang tertarik membaca info tanaman hias berharga hingga puluhan juta mungkin info ini bisa membantu.

Menurut info tanaman-tanaman eksklusif ini juga bahkan di proteksi keberadaannya yang dipasangi mikrochip agar terpantau keberadaannya.

Tanaman Sikas berharga mahal asal habitat aslinya di Afrika ini juga kerap diburu hobiis yang rela merogoh kocek besar untuk tanaman yang langka tersebut.

Berikut nama-nama dan kriteria tanaman super mahal yang banyak dicari pecinta tanaman hias langka yang terancam punah.


Encephalartos woodii (http://en.wikipedia.org/wiki/Encephalartos_woodii)
Encephalartos woodii ini merupakan paling langka, sebab pohon induk betina punah. Perbanyakan dengan penyerbukan tidak mungkin.

Satu-satunya cara hanya mengharap anakan dari induk jantan. Saking langkanya, batang kerap disebut bonggol berdiameter 13 cm dijual Rp. 20 juta.

E. Hirsutus (http://www.plantapalm.com/vce/species/encephalartos_hirsutus.htm)
E. Hirsutus umumnya enze berpenampilan kaku, tetapi justru jenis ini agak lembut. Daun hijau kebiruan ditumbuhi bulu amat halus sehingga permukaan selembut beludru yang memiliki daun bersusun rapat. Dengan bonggol sebesar 14 cm ia pantas dihargai Rp. 25 juta.


E. Arenarius (http://www.palmtalk.org/forum/index.php?showtopic=14545&st=240)
E. Arenarius ini lebih kompak dan indah dan merupakan jenis yang paling disukai oleh kolektor di Amerika. Memiliki daun yang lebih lebar serta lentur dan memiliki pertumbuhan yang cepat dengan  bonggol berdiameter 12 cm dan daun mencapai 120 cm. Tanaman langka ini memiliki beberapa varian yaitu biru, hijau kebiruan, dan hijau.


E. Inopinus (http://www.plantzafrica.com/plantefg/encephinopin.htm)
E. Inopinus berpenampilan amat elegan dan jenisnya amat sulit didapatkan sehingga para hobiis harus inden, dan wajar bila ia dinilai seharga Rp. 20 juta.

Dikutip dari Majalah Trubus 402 edisi Mei 2003

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan