Tampilkan postingan dengan label Praktek jamur merang sederhana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Praktek jamur merang sederhana. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Mei 2013

Praktek sederhana budidaya jamur merang Jerami

Artikel berikut merupakan cara dan praktek membudidayakan jamur merang yang dilakukan secara sederhana.

Tehnik ini sudah umum dan bisa dilakukan dimana saja, asalkan suhu dan kelembaban sesuai untuk pertumbuhan jamur.

Pada umumnya jika suhu ruangan terasa membuat tubuh kita agak gerah kemungkinan besar kita bisa menumbuhkan jamur berharga sangat ekonomis ini, idealnya adalah sekitar 28 derajat celcius. Berikut adalah cara dan proses penanamannya :

1. Ambil jerami di sekitar lokasi penanaman padi, yang sudah dilakukan pemanenan oleh petani kira-kira cukup untuk memenuhi isi rangka kotak kayu ukuran 60 x 30 x 40 cm. Jerami yang baik untuk diambil adalah tidak terlalu lama masa penyimpanannya dialam bebas misalnya sudah terkena air hujan dan mengalami pelapukan. Diharapkan jerami tersebut mengering di dalam ruang yang aman dan dengan sendirinya akan terlihat kekuningan.


2. Setelah mengalami pengeringan biasanya sekitar 3-4 hari, potong jerami  tersebut hanya pada batas tangkainya saja atau sekitar 40 cm dan bulir padinya tidak terpakai.

Praktek sederhana budidaya jamur merang Jerami

Menurut para praktisi hanya pada tangkai yang bisa menumbuhkan jamur merang dan bisa berkembang dengan baik.  

3. Setelah potongan jerami terkumpul ikat jerami tersebut satu persatu seperti layaknya sapu lidi dengan ketebalan 10 cm.

Blog deni cage

lalu masukan dalam wadah dan rendam dalam air bersih selama kurang lebih 1 jam. Jika melayang dalam air dapat di tahan dengan alat bantu seperti disanggah dengan bambu atau kayu agar terendam semuanya.

4. Setelah mengalami perendaman, tiriskan sebentar agar media tidak terlalu basah sekitar 1 jam.

5. Siapkan wadah rangka kotak terbuat dari kayu dan masukan tumpukan potongan jerami yang sudah direndam dengan teratur dengan posisi saling silang. Pastikan media tanam tidak terlalu basah namun agak lembab. Pada tahap ini sekaligus penanaman bibit jamur merang. Tanam bibit jamur diatas tumpukan jerami buat hingga 5 tingkat. Jadi bibit jamur ditindih oleh tumpukan jerami yang saling silang. Untuk tumpukan jerami yang paling atas tidak perlu diberi bibit.

(Gambar) rangka kotak kayu



Keterangan gambar: bibit yang berwarna kuning. Tumpukan jerami harus padat agar reaksi bibit lebih baik


6. Setelah selesai tutup wadah rangka kotak kayu dan selubungi dengan plastik agar kelembabannya terjaga selama proses tanam. Biasanya sejak penanaman sampai panen akan berlangsung sekitar 10 hari, dan di hari selanjutnya akan mengalami masa istirahat sekitar 4 - 5 hari yang mana buah jamur akan kembali membesar dan siap panen. Dalam media yang sama jika penanaman dan pemupukannya bagus akan mendapat hasil yang maksimal sekitar 1-2 kg jamur dalam jangka waktu 1 bulan lebih. Admin sendiri belum bisa mencapai target seperti itu namun akan belajar lebih optimal lagi kedepannya :D.

Bahan pupuk
- NPK 15-15-15 : dilakukan penyemprotan dengan npk ketika ada serabut di sekitar media tanam atau yang sering di sebut miselium. Dosisnya untuk sprayer 500 ml setengah satu sendok makan.

Alat-alat
-Semprotan hand sprayer : untuk menyemprot dalam bentuk kabut sehingga tidak merusak media tanam jamur yang mudah sekali rusak.

Yang harus dihindari:
- Jangan melakukan penyemprotan ketika buah jamur sudah terlihat bintik putih karena akan menyebabkan buah menjadi busuk.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat, jika ada kekurangan dalam penulisan mohon maaf dan kiranya saling berbagi agar bisa mendapat pencerahan lagi :).

Update 2 Agustus 2021
Mohon maaf yang sebesar-besarnya gambar kotak kayu seharusnya memakai foto asli bukan gambar seperti diatas. Contoh gambar yang benar dan sesuai akan segera di upload 



Blogger Kuningan

Blogger Kuningan