Tampilkan postingan dengan label Desa Cibuntu Cigandamekar Kuningan Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Cibuntu Cigandamekar Kuningan Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2020

Sejarah dan potensi Desa Cibuntu Kecamatan Cigandamekar Kuningan

Kantor Balai Desa Cibuntu

Desa Cibuntu Kecamatan Cigandamekar, terletak di sebelah utara Kabupaten Kuningan yang berbatasan dengan Kabupaten Cirebon (Desa Ciawi Gajah, Desa Sindang Kasih dan Desa Wanayasa, Kecamatan Beber). Desa Cibuntu memiliki kaitan historis dengan sejarah perkembangan islam di Wilayah Cirebon dan Kuningan. 

Hal ini berkaitan dengan bukti-bukti peninggalan situs beberapa makam tokoh ulama dari Cirebon dan budaya yang kental dengan nuansa budaya Cirebon dan Pasundan. Saat ini Pemerintahan Desa Cibuntu sudah ada wacana guna mempersiapkan sebagian wilayahnya untuk menjadi obyek wisata desa bernuansa religi historis di mana sejarah perkembangan islam di tanah Cirebon dan Pasundan bisa diexplorasi guna kepentingan pembentukan identitas masyarakat Kuningan dan sekitarnya, karena adanya tokoh sejarah tersebut merupakan tokoh-tokoh terkenal dalam sejarah perkembangan islam di tanah Jawa.

Antara lain Syech Fadhilah bin Ali ( menurut informasi dari Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya ), Syech Abdurahman, Syech Abdurrohim, Syech Ahmad Muhammad dan Syech Abdullah. Sedangkan Syech Abdurahman dan Syech Abdurrohim dikenal oleh masyarakat Cirebon sebagai Pangeran Kejaksan dan Pangeran Panjunan. Letak makam Syech Fadhilah bin Ali terpisah dengan makam ke empat tokoh ulama lainnya dimana makam beliau terletak di sebelah timur balai desa.

Perlu diketahui pula bahwa pendiri Desa Cibuntu merupakan tokoh ulama dari Cirebon yang dikenal dengan buyut Boni atau buyut Bule yang makamnya terletak di bukit dekat perbatasan Desa Ciawi Gajah. Ini hanya sekelumit tentang nama tokoh Ulama bersejarah adapun untuk memahami riwayat beliau-beliau bisa di eksplorasi di Keraton Cirebon dan literasi lainnya dan Insya Allah penulispun sedang menyusun.

Potensi Desa
Hasil bumi berupa pertanian seperti ubi dan padi, perikanan air tawar konsumsi dan ragam peternakan ayam petelur, bebek peking, kambing sedangkan hasil umkm home industri skala rumahan seperti Kecimpring, keripik emping melinjo, keripik kulit melinjo, keripik pisang, keripik singkong, keripik Sukun, rengginang, keripik ubi, kue bolu dan kue putri ayu , jalabria, cucur, wajik, apem kinca pakai gula merah dan kuliner masakan. Seni kebudayaan Hadroh dan Genjring Shalawatan.


Ternak bebek Peking di Desa Cibunt

Sentra ternak Kambing Desa Cibuntu

Jajanan kuliner olahan daging bebek Peking 


Bebek Peking Serundeng

Bebek Peking sambal merah


Pemerintahan Desa Cibuntu juga memiliki sejumlah lahan titisara yang masih belum dimanfaatkan secara optimal dan bisa dimanfaatkan oleh pihak investor untuk dijadikan lahan perkebunan komersil dan berpeluang dijadikan wisata perkebunan.


Dengan demikian itulah profil secara singkat berkenaan dengan Desa Cibuntu yang berpotensi untuk dijadikan sebagai desa wisata yang memiliki historikal perkembangan Islam di daerah Cirebon dan Kuningan serta potensi kebudaayaan, hasil bumi dan Jajanan kulinernya.

Diedit 15 Agustus 2020

Penyusun 
Aep Sangareal

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan