Membuat pemantik api sendiri ternyata bisa dilakukan dengan mudah menggunakan barang-barang bekas yang ada di rumah. Selain ramah lingkungan, pemantik api ini juga sangat praktis dan tahan lama hanya perlu beberapa bahan sederhana seperti kaleng aluminium bekas, kardus bergelombang, dan lilin atau krayon bekas yang dilelehkan.
Langkah pertama adalah menyiapkan wadah dengan memotong bagian bawah kaleng setinggi sekitar 2,5 cm. Kemudian, potong kardus bergelombang menjadi strip-strip dengan tinggi yang sama seperti kaleng, lalu gulung kardus tersebut dengan rapat hingga bisa mengisi penuh bagian dalam kaleng. Tambahkan potongan kardus kecil di tengah gulungan sebagai sumbu agar mudah dinyalakan.
Setelah itu, lelehkan lilin atau krayon bekas menggunakan kaleng lain yang lebih tinggi di atas api. Lilin cair ini kemudian dituangkan secara hati-hati ke dalam gulungan kardus di dalam kaleng hingga meresap dan mengisi wadah. Biarkan dingin dan mengeras agar siap digunakan.
Pemantik api buatan sendiri ini memiliki banyak keunggulan. Api yang dihasilkan bisa menyala dengan intensitas tinggi selama lebih dari satu jam, cukup kuat untuk menyalakan arang atau kayu bakar tanpa bantuan bahan bakar lain. Selain itu, desainnya yang rapat membuatnya tahan terhadap tiupan angin sehingga api tidak mudah padam.
Selain praktis dan tahan lama, pemantik atau kompor mini ini juga sangat serbaguna dan bisa menggunakannya untuk menyalakan panggangan BBQ, api unggun, atau bahkan sebagai api unggun mini di atas meja untuk memanggang camilan kecil. Karena terbuat dari limbah rumah tangga, alat ini juga sangat ekonomis dan membantu mengurangi sampah Kaleng di lingkungan sekitar.
Semoga infonya bermanfaat.
Kuningan Maret 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan akan di moderasi dulu