Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Rabu, 04 Maret 2026

Sukses dengan usaha peternakan terpadu bebek dan lele

Artikel review video youtube kali ini adalaha dari channel CapCapung yang diupload pada tanggal 28 Februari 2026 dengan judul " Double Income Ternak Bebek Petelur dan Lele Dalam Satu Kandang Panen Ribuan Telur dan Lele Tiap Hari". 


Pak Abdullah sudah terbiasa bergaul dengan unggas sejak kecil. Setelah pensiun dari dunia politik sebagai anggota DPRD Kabupaten Purworejo, beliau memutuskan untuk memulai usaha di bidang peternakan. Keyakinannya sederhana, bahwa beternak adalah pekerjaan mulia yang tidak akan pernah lekang oleh zaman. Dengan lahan seluas 2.500 meter persegi, ia menerapkan sistem integrated farming atau pertanian terpadu yang inovatif dan ramah lingkungan.

Sistem integrated farming yang diterapkannya menggabungkan beberapa elemen peternakan dan pertanian sekaligus. Kotoran bebek dari kandang umbaran dialirkan melalui saluran khusus ke kolam ikan lele yang berada di bawah kandang baterai. Ribuan ikan lele ini berfungsi sebagai “mesin penghancur kotoran” alami yang membantu mengolah limbah sehingga lingkungan tetap bersih dan bebas bau. Selain itu, limbah kotoran bebek juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman pepaya yang ditanam di sekitar lahan. Dengan cara ini berhasil membuat siklus produksi yang efisien dan minim limbah.

Populasi bebek di Wardhana Farm mencapai hampir 5.000 ekor dan untuk menjaga kualitas telur yang dihasilkan, ia memberikan pakan pabrikan secara penuh agar konsentrat dan protein dalam pakan tetap stabil. Selain itu, sistem minum menggunakan nipple drinker juga diterapkan untuk menjaga kebersihan air minum bebek, sehingga mencegah penyebaran penyakit menular. Kebersihan kandang juga menjadi prioritas dengan pembersihan dua kali sehari, memastikan lingkungan ternak selalu sehat.

Dari segi produksi, usaha peternakan sangat menjanjikan dinans dengan populasi bebek yang besar, produksi telur mencapai sekitar 4.000 butir per hari. Biaya operasional seperti pakan dan tenaga kerja sekitar Rp. 5 juta per hari, sementara hasil penjualan telur rata-rata mencapai Rp. 8 juta per hari. Ini berarti potensi keuntungan yang didapat bisa mencapai Rp. 3 juta setiap hari. Telur dari Wardhana Farm rutin dikirim ke Bekasi dan Jakarta, bahkan seringkali tidak mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Terlebih lagi, program pemerintah seperti program MBG sangat membutuhkan telur bebek sebagai bahan baku, sehingga memanfaatkan peluang ini untuk memasok telur ke program tersebut.

Selain telur, peternakan ini juga memanfaatkan bebek afkir atau bebek yang sudah tidak produktif lagi dengan menjualnya ke pengusaha rumah makan yang sudah menjadi jaringan bisnisnya. Hal ini menunjukkan bahwa setiap aspek usaha peternakan beliau dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Pak Abdullah juga memiliki pesan penting untuk generasi muda, ia ingin mengubah pola pikir bahwa bertani dan beternak bukanlah pekerjaan yang rendah. Justru, sektor pangan adalah bidang yang sangat penting dan memiliki prospek cerah karena kebutuhan akan bahan pangan tidak akan pernah hilang selama manusia hidup. Beliau berharap anak-anak muda dapat melihat peluang besar di bidang ini dan tidak ragu untuk terjun ke dunia pertanian dan peternakan.

Bagi siapa saja yang tertarik belajar lebih lanjut atau ingin berkunjung ke Wardhana Farm, ia membuka pintu silaturahmi. Beliau dapat dihubungi melalui WhatsApp atau melalui akun TikTok Wardhana Farm, tempat ia berbagi pengalaman dan tips seputar peternakan terpadu.

Artikel ini menggambarkan bagaimana Pak Abdullah berhasil menggabungkan kearifan lokal dan teknologi sederhana dalam usaha peternakan terpadu yang ramah lingkungan dan menguntungkan secara ekonomi. Kisah beliau menjadi inspirasi bahwa dengan tekad dan inovasi, usaha peternakan bisa menjadi ladang penghidupan yang mulia dan berkelanjutan. 

Semoga infonya bermanfaat. 



Kuningan Maret 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan