Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas
Tampilkan postingan dengan label Ikan papuyu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan papuyu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Sukses budidaya ikan papuyu di Karang Intan

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel iNews Kalsel yang diupload pada tanggal 17 Februari 2025 dengan judul "BUDIDAYA IKAN PAPUYU HASILKAN RATUSAN JUTA PER ENAM BULAN". 

Budidaya ikan papuyu di Desa Karang Intan, Kabupaten Banjar, menunjukkan hasil yang menggembirakan dan memberi harapan baru bagi penguatan ekonomi desa. Kelompok pembudidaya yang dipimpin Sardiansah berhasil memanen sekitar 1,5 ton ikan papuyu dari kolam berukuran 15 x 20 meter setelah enam bulan masa pemeliharaan. Hasil panen tersebut memberikan estimasi pendapatan hingga Rp. 100 juta, angka yang cukup besar untuk skala usaha desa dan menjadi bukti bahwa ikan papuyu memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.

Keberhasilan ini tidak datang secara instan karena Sardiansah telah menekuni budidaya ikan sejak tahun 2014. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting dalam mengelola usaha secara berkelanjutan. Ia juga menyewa 12 kolam untuk memperluas produksi dan membuka peluang usaha bagi warga sekitar. Dengan pendekatan ini, kegiatan budidaya ikan papuyu berkembang menjadi sumber penghasilan bersama yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. 

Baca juga : Ikan papuyu yang diminati

Ikan papuyu dikenal sebagai ikan endemik lokal dengan cita rasa khas dan permintaan pasar yang stabil. Harga jualnya bisa mencapai Rp. 100.000 per kilogram, menjadikannya salah satu komoditas air tawar bernilai tinggi. Dalam satu siklus panen, keuntungan yang diperoleh cukup besar sehingga menarik minat warga lain untuk ikut terlibat dalam budidaya ikan papuyu. Kondisi ini ikut memperkuat posisi sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dukungan pemerintah turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha ini. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, kelompok pembudidaya menerima bantuan berupa 20.000 bibit ikan dan pakan. Bantuan ini mendorong peningkatan produksi sekaligus menekan biaya awal yang cukup besar. Pemerintah daerah juga menaruh harapan agar Desa Karang Intan bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan potensi perikanan.

Produksi ikan di Kabupaten Banjar saat ini mencapai sekitar 150 ton per hari dengan distribusi yang cukup luas. Sebanyak 60 persen hasil produksi dikonsumsi oleh masyarakat lokal, sementara sisanya didistribusikan ke berbagai provinsi tetangga. Angka ini menunjukkan bahwa sektor perikanan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

Budidaya ikan papuyu di Karang Intan menjadi gambaran bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah mampu menghasilkan perubahan positif. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan berkelanjutan, usaha ini berpotensi terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang. Selain meningkatkan kesejahteraan warga, kegiatan ini juga memperkuat ketahanan pangan serta membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa. 

Semoga infonya bermanfaat, 



Kuningan April 2026


Kamis, 09 Mei 2024

Ikan papuyu yang diminati

Ikan papuyu (Anabas testudineus)
atau dikenal ikan betok adalah ikan perairan tawar yang bisa ditemukan di perairan seperti sungai dan rawa. Ikan ini sangat digemari oleh para pemancing karena betotannya yang kuat saat dipancing.

Menurut info situs infobekasi.co.id dari pemancing bahwa ikan ini seringkali menampakan diri dan keluar dari sarangnya jika sudah musim hujan seperti yang diceritakan oleh beberapa pemancing ikan di daerah Bekasi.

Ikan papuyu dari perairan alam Indonesia ini memiliki ciri yang mudah dikenali yaitu bertubuh agak gempal berisi dan sisik berukuran kecil berwarna hitam atau kehijauan, dan saat diraba agak terasa kasar dengan sirip-sirip berduri. 

Selama ini ikan didapat dari hasil tangkapan di alam seperti dipancing, dan untuk melestarikannya membutuhkan ahli perikanan yang bisa membudidayakannya dengan cara memijahjakannya secara intensif sehingga akan terus berkelanjutan ketersediannya.

Ikan ini termasuk komoditas perikanan air tawar yang sangat diminati oleh warga masyarakat terutama di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dan memiliki harga yang tinggi dipasaran karena rasa dagingnya yang enak saat sudah dimasak.

Menurut Bapak Darwadi yang juga ketua Pokdakan Bina Banua Makmur yang diliput oleh channel Youtube Perikanan Budidaya yang tayang pada tahun 2021 harga per satu kilogramnya bisa mencapai Rp. 150.000.

Budidaya ikan papuyu
Budidaya ikan papuyu di Kalimantan Selatan 
Screenshot channel Youtube Perikanan Budidaya

Upaya untuk melestarikannya kini ikan papuyu sudah bisa dibudidayakan yaitu seperti  di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin yang menyediakan benih papuyu untuk para pelaku usaha pembesaran. Benih ikan yang dihasilkan (BPBAT) Mandiangin berasal dari indukan yang sudah terseleksi dan sudah bersertifikat sehingga dapat menghasilkan anakan ikan yang berkualitas baik dan maksimal pada pertumbuhannya.

Sementara hal yang sama juga dilakukan di Pesantren Nurul Muhibbin yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan, sudah mulai membudidayakannya dengan cara perkawinan secara semi buatan seperti  menyuntikan hormon ke ikan papuyu (betok) betina. Berkat bantuan dan bimbingan PT. Adaro Indonesia bersama IPB, para santri dilatih untuk bisa memijahkan agar nantinya bisa mendapat ilmu tentang budidaya perikanan seperti ikan Papuyu yang sangat diminati di Kalimantan seperti yang diberitakan oleh situs kalsel.antaranews.com.

Dengan demikian ikan papuyu adalah komoditas air tawar yang yang banyak sekali peminatnya dan kini sudah bisa dibudidayakan dengan cara semi buatan. Beberapa metode pembesaran ikan ini sudah dilakukan menggunakan kolam bundar sistem bioflok probiotik agar pertumbuhannya lebih cepat sekitar 4 sampai 5 bulan dan efesiensi pemakaian air dan hasil panennya aman untuk dikonsumsi. Diharapkan kedepannya adalah ikan ini bisa di ekspor ke beberapa negara lain sebagai ikan konsumsi yang bernilai tinggi.

Semoga infonya bermanfaat.


Kuningan Mei 2024

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan

4741