Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel youtube Abang Narji yang diuploada pada tanggal 9 Maret 2022 dengan judul " PETERNAKAN JANGKRIK DI KAMPUNG JANGKRIK || MODAL DUA KANDANG SEKARANG PUNYA RATUSAN KANDANG". Video inspiratif seorang peternak jangkrik dari Kampung Pasiron, Depok, yang sukses mengubah hobi menjadi bisnis menguntungkan. Dengan teknik budidaya sederhana, ia mampu menghasilkan jutaan rupiah per panen beberapa tong. Menariknya teknik pemasarannya mulai daerah lokal hingga strategi pemasaran ke kota-kota besar,
Baca juga :
Review buku "untung berlipat dari ternak jangkrik"
Bang Rio memulai bisnisnya dengan modal yang relatif kecil seperti membuat dua kotak pembesaran jangkrik dan membeli 1 kg telur jangkrik sebagai bibit awal serta dengan pakannya. Proses budidaya dimulai dengan menginkubasi telur selama lima hari hingga menetas. Setelah menetas, anakan jangkrik dipindahkan ke kotak budidaya dan dirawat serta diberi pakan, dan dibiarkan tumbuh hingga siap panen yang biasanya memakan waktu sekitar 30 hari.
Pakan utama jangkrik yang digunakan adalah pur ayam, yang digiling halus agar mudah dimakan oleh anakan jangkrik yang baru menetas. Setelah tumbuh lebih besar, pakan dilengkapi dengan hijauan, terutama daun singkong. Untuk air minum jangkrik menggunakan gedebong pisang atau batang pohon pisang yang dipotong-potong. Cara ini dianggap efektif dan higienis, karena jangkrik dapat menyerap air langsung dari batang pisang tanpa khawatir tenggelam.
Salah satu poin paling menarik dari video ini adalah perhitungan profitabilitas bisnisnya. Menurut Bang Rio, satu kotak bisa menghasilkan keuntungan bersih hingga Rp. 500.000 per bulan. Secara keseluruhan, 1 kg telur dapat menghasilkan hingga 100 kg jangkrik dewasa ( belum ada sayap) siap jual. Dengan harga jual Rp. 32.000 per kilogram, satu kali panen dari 1 kg telur bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp. 3.200.000.
Proses panen dilakukan pada malam atau pagi hari untuk menghindari panas matahari, karena suhu tinggi dapat membahayakan jangkrik. Setelah dipanen, jangkrik ini dikemas dalam karung yang sudah diisi dengan daun pisang kering (klaras). Daun ini tidak hanya menjaga jangkrik tetap hidup, tetapi juga memberikan nutrisi selama perjalanan. jangkrik ini kemudian didistribusikan ke berbagai kota besar seperti Bogor, Ciputat dan sekitarnya.
Bang Rio memulai bisnisnya dengan modal yang relatif kecil seperti membuat dua kotak pembesaran jangkrik dan membeli 1 kg telur jangkrik sebagai bibit awal serta dengan pakannya. Proses budidaya dimulai dengan menginkubasi telur selama lima hari hingga menetas. Setelah menetas, anakan jangkrik dipindahkan ke kotak budidaya dan dirawat serta diberi pakan, dan dibiarkan tumbuh hingga siap panen yang biasanya memakan waktu sekitar 30 hari.
Pakan utama jangkrik yang digunakan adalah pur ayam, yang digiling halus agar mudah dimakan oleh anakan jangkrik yang baru menetas. Setelah tumbuh lebih besar, pakan dilengkapi dengan hijauan, terutama daun singkong. Untuk air minum jangkrik menggunakan gedebong pisang atau batang pohon pisang yang dipotong-potong. Cara ini dianggap efektif dan higienis, karena jangkrik dapat menyerap air langsung dari batang pisang tanpa khawatir tenggelam.
Salah satu poin paling menarik dari video ini adalah perhitungan profitabilitas bisnisnya. Menurut Bang Rio, satu kotak bisa menghasilkan keuntungan bersih hingga Rp. 500.000 per bulan. Secara keseluruhan, 1 kg telur dapat menghasilkan hingga 100 kg jangkrik dewasa ( belum ada sayap) siap jual. Dengan harga jual Rp. 32.000 per kilogram, satu kali panen dari 1 kg telur bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp. 3.200.000.
Proses panen dilakukan pada malam atau pagi hari untuk menghindari panas matahari, karena suhu tinggi dapat membahayakan jangkrik. Setelah dipanen, jangkrik ini dikemas dalam karung yang sudah diisi dengan daun pisang kering (klaras). Daun ini tidak hanya menjaga jangkrik tetap hidup, tetapi juga memberikan nutrisi selama perjalanan. jangkrik ini kemudian didistribusikan ke berbagai kota besar seperti Bogor, Ciputat dan sekitarnya.
Dengan ketekunan dan pemahaman tentang budidayanya bisnis pembesaran jangkrik bisa berkembang pesat. Proses budidaya yang efisien, penggunaan bahan lokal sebagai pakan, serta strategi pemasaran yang cerdas telah mengantarkannya pada kesuksesan. Diharapkan video dari Bang Narji ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa budidaya jangkrik sebuah peluang bisnis yang menjanjikan.
Semoga infonya bermanfaat.
Kuningan Agustus 2035
Semoga infonya bermanfaat.
Kuningan Agustus 2035
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan akan di moderasi dulu