Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel Giovandi Suhendi yang diupload pada tanggal 24 Februari 2026 dengan judul " RIP GOLIATH TIGERFISH".
Salah satu ikan Goliath Tigerfish terbesar yang dimiliki oleh Giovandi Suhendi ditemukan mengalami kematian. Ikan ini memiliki panjang mencapai 1 meter atau tepatnya 102 cm, menjadikannya salah satu yang terbesar di Indonesia. Kematian ikan ini terekam jelas melalui CCTV yang menunjukkan kondisi ikan mulai tidak stabil pada pukul 22.45 malam dan akhirnya tumbang sekitar pukul 22.50. Dari hasil pengamatan, kematian ikan ini disebabkan oleh faktor usia, bukan karena serangan ikan lain atau menabrak dinding aquarium.
Karena ukurannya yang besar dan nilai historisnya, Bang Gio berencana untuk mengawetkan ikan Goliath Tigerfish tersebut. Proses pengawetan ini memerlukan tahap pembekuan terlebih dahulu. Ikan akan disimpan di dalam freezer selama satu hingga dua minggu agar tidak mengalami pembusukan sebelum akhirnya dikirim ke tempat pengawetan. Langkah ini diambil agar ikan tetap terjaga kondisinya sebagai kenang-kenangan dan dokumentasi.
Setelah kehilangan ikan eksotis ini, ia memutuskan untuk memasukkan ikan Goliath Tigerfish cadangan ke dalam Megatank. Ikan pengganti ini berukuran sekitar 55 cm, jauh lebih kecil dibandingkan pendahulunya. Keputusan ini dianggap sebagai sebuah taruhan besar karena ukuran ikan yang masih relatif kecil dan tubuhnya yang tipis membuatnya rentan terhadap penghuni Megatank lainnya, seperti Arapaima yang memiliki ukuran jauh lebih besar dan kuat
Memasukkan ikan berukuran 55 cm ke dalam Megatank memang penuh risiko, namun, ia mengambil langkah ini agar ikan pengganti dapat tumbuh lebih maksimal dengan ruang renang yang luas dan arus air yang lebih baik. Untuk meminimalkan risiko serangan dari ikan predator lain, strategi yang diterapkan adalah dengan memberikan pakan dalam jumlah besar kepada ikan-ikan penghuni Megatank. Pakan diberikan hingga 4-5 kg per hari agar para predator merasa kenyang dan tidak agresif terhadap ikan baru. Dengan cara ini, diharapkan ikan Goliath cadangan dapat bertahan dan berkembang dengan baik.
Video yang membahas kematian Goliath Tigerfish ini mendapat banyak komentar dari para penggemar dan komunitas pecinta ikan hias. Beberapa menyarankan agar Giovandi mengeluarkan ikan Pacu yang dianggap agak agresif, serta mengurangi jumlah Aligator Gar di kolam. Ada juga yang berharap agar Giovandi menambah amunisi Goliath Tigerfish, termasuk jenis vittatus dan forskalii, untuk menjaga keseimbangan ekosistem di Megatank.
Banyak yang merasa kehilangan atas kematian Goliath terbesar di Indonesia ini dan mengucapkan belasungkawa. Para pengomentar juga mengapresiasi perawatan Giovandi yang telah berhasil membesarkan ikan tersebut hingga ukuran besar dan meninggal di tempat yang layak. Harapan besar pun disematkan agar dua ikan Goliath pengganti dapat tumbuh lebih besar dan menjadi maskot baru di Megatank.
Video ini menggambarkan perjalanan dan tantangan dalam merawat ikan Goliath Tigerfish yang legendaris di Indonesia, sekaligus menunjukkan bagaimana bang Giovandi Suhendi berusaha menjaga kelangsungan hidup spesies ini di aquarium besarnya. Semoga ikan-ikan pengganti dapat tumbuh sehat dan membawa semangat baru bagi dunia aquarium di tanah air.
Semoga infonya bermanfaat.
Kuningan Februari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan akan di moderasi dulu