Rabu, 08 Mei 2024

Ikan patin Konsumsi yang diminati

Ikan patin (Pangasius spp.) merupakan salah satu ikan air tawar berukuran besar yang bisa dikonsumsi dan mengandung gizi yang sangat baik untuk kesehatan manusia. 

Kepopuleran ikan patin untuk konsumsi mendorong perkembangan budidaya pembesaran dan pembibitan yang termasuk pesat di Indonesa yang sudah tersebar dibeberapa daerah seperti di Provinsi Jambi dan Tulungagung Jawa Timur.

Ikan yang masih tergolong ikan catfish ini sudah bisa dibudidayakan dengan campur tangan manusia yaitu dengan teknik kawin suntik dan sampai sekarang teknik ini masih digunakan oleh para pembudidaya untuk perbanyak anakannya yang akan dijual ke para pelaku usaha pembesaran ikan.


Ikan patin cepat tumbuh besar

Ikan patin sangat diminati sebagai konsumsi karena kandungan gizinya yang amat penting untuk kesehatan manusia seperti kandungan fosfor dan kalsium yang cukup tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mencegah osteoporosis bahkan bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena kandungan arginine di dalamnya.

Daging ikan patin juga sangat enak saat diolah menjadi masakan dan sudah ada rumah makan yang menyerap ikan patin  untuk diolah menjadi sop, pindang atau ikan patin bakar bambu yang berada di daerah Cimanggis Depok yang sudah terkenal dengan aneka ragam olahan bumbu masakan yang digemari oleh penikmat kuliner ikan bakar,  tekstur dan rasa daging ikan patin saat sudah dibakar yaitu lembut dan berasa gurih.

Ikan ini juga sudah diekspor ke berbagai negara dan biasanya dijadikan olahan daging fillet ikan segar yang dilakukan oleh pabrik pengolahan fillet ikan. 

Proses ikan dijadikan fillet sangat steril dan dilakukan secara manual oleh karyawan yang sudah berpengalaman untuk membersihkan daging sehingga bebas dari cucuk duri ikan yang kemudian dibekukan, fillet ikan yang sudah dikemas akan melalui sensor metal detector untuk mengetahui apakah terdapat kandungan logam pada fillet. 

Fillet yang sudah dipastikan terbebas dari kandungan logam sehingga aman dikonsumsi akan segera dipacking lalu dipasarkan ke berbagai negara, seperti yang dilakukan oleh CP Prima sudah mengekspor olahan daging ikan patin ke Arab Saudi untuk kebutuhan konsumsi Jamaah Haji Indonesia.

Menurut info sisa-sisa ikan yang sudah dijadikan fillet dimanfaatkan untuk dijadikan tepung ikan yang nantinya sangat bermanfaat sebagai konsentrat yang sangat besar manfaatnya sebagai bahan baku pakan ternak.

Semoga infonya bermanfaat


Kuningan Mei 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan