Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Selasa, 13 Januari 2026

Jenis tanaman yang bisa menyerap emas

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel youtube Made in Jumah yang diupload pada tanggal 18 Januari 2023 dengan judul " Jarang Diketahui ! 11 Tanaman Ini Ternyata Menghasilkan Emas".  

Tanaman biasanya dikenal sebagai sumber pangan, obat, atau penghijauan. Namun ternyata, ada sejumlah tanaman yang memiliki kemampuan luar biasa dimana bisa menyerap logam berat dari dalam tanah, bahkan emas. Proses ini disebut phytomining, yaitu pemanfaatan tanaman untuk mengambil mineral berharga dari tanah. Fenomena ini bukan sekadar teori, melainkan sudah diteliti oleh para ahli biologi dan terbukti pada beberapa jenis tanaman yang disebut hiper akumulator. Tanaman jenis ini memiliki mekanisme fisiologis khusus yang membuat mereka mampu menyerap logam dalam jumlah besar, lalu menyimpannya di daun, batang, atau akarnya.

Salah satu contoh yang paling terkenal adalah pada pohon kayu putih, seperti di Australia, ditemukan pohon kayu putih setinggi 30 meter yang akarnya mampu mengambil partikel emas dari kedalaman tanah. Daun dan rantingnya pun mengandung jejak emas. Selain itu, ada tanaman jarak pagar yang biasanya digunakan sebagai bahan bakar nabati. Tanaman semak yang tahan kering ini ternyata juga bisa menghasilkan butiran emas murni dari tanah tempat ia tumbuh. Kemudian ada tanaman lembang (Typha), sejenis rumput besar yang hidup di rawa-rawa. Tanaman ini diklaim mampu menghasilkan sekitar 5–7 gram emas dalam satu hektar lahan, jumlah yang cukup mengejutkan jika ditanam dalam skala besar.

Di Afrika, terdapat pandan lilin (Pandanus candelabrum) yang dipercaya mampu menyerap emas dan bahkan berlian dari tanah. Jenis pandan ini berbeda dengan pandan yang biasa kita gunakan untuk memasak di Indonesia, tetapi tetap menunjukkan betapa uniknya kemampuan tanaman dalam berinteraksi dengan mineral. Di Indonesia sendiri, ada tanaman kantong monyet yang tumbuh liar di Riau. Tanaman ini dikenal mampu menyerap logam berat termasuk emas. Pohon mindi atau nimba, yang sering dijadikan peneduh dan obat tradisional, juga memiliki kemampuan serupa. Kedua tanaman ini menunjukkan bahwa potensi phytomining tidak hanya ada di luar negeri, tetapi juga di tanah air.

Selain tanaman, beberapa jenis jamur juga memiliki kemampuan menyerap emas. Jamur merah muda yang ditemukan di Australia Barat diketahui menyerap partikel emas dari tanah sehingga ukurannya lebih besar dibanding jamur biasa. Ada pula cendawan endofit berserat gelap yang hidup bersimbiosis dengan tanaman lain. Jenis cendawan ini sangat efektif menyerap logam berat karena mampu bertahan di lingkungan yang tercemar. Kemudian ada kemiri Sunan, pohon yang dikenal tahan erosi dan berpotensi sebagai bahan bakar nabati. Akar kuatnya juga bisa menyerap partikel emas dan logam berat lain dari tanah.

Rumput vetiver atau akar wangi, yang sering digunakan untuk mencegah longsor karena akarnya yang dalam dan kuat, ternyata juga mampu menyerap racun dan logam berat termasuk emas. Bahkan tanaman sederhana seperti bayam liar pun memiliki kemampuan menyerap logam terlarut dalam bentuk ion. Meski tingkat penyerapan emasnya rendah karena sifat emas yang sulit larut di alam, tetap saja hal ini menunjukkan bahwa tanaman biasa pun bisa berinteraksi dengan mineral tanah. 

Tanaman-tanaman ini adalah bukti bahwa alam memiliki cara unik untuk “menambang” emas tanpa perlu merusak lingkungan. Para pakar biologi dari IPB menyebutkan bahwa tanaman hiper akumulator banyak tersebar di wilayah Indonesia Timur, seperti Kalimantan, Papua atau Sulawesi. 

Semoga infonya bermanfaat. 



Kuningan Januari 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan