Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini

Admin mungkin menerima komisi jika membeli melalui link dibawah ini
Admin mungkin menerima komisi dari link tiktok diatas

Selasa, 20 Januari 2026

Pembudidaya ikan manfish di Jakarta Timur

Artikel review video youtube kali ini adalah dari channel AKAR Show yang diupload pada tanggal 21 Juli 2020 dengan judul "Budidaya ikan Manfish income jutaan rupiah perminggu cara mudah merawat ikan hias". 

Budidaya ikan hias memang selalu punya daya tarik tersendiri, apalagi jika jenisnya digemari banyak orang. Salah satu ikan yang cukup populer dikalangan penghobies adalah ikan Manfish. Di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, seorang pembudidaya bernama Bang Ramis berbagi pengalaman dan tips seputar usaha ikan hias ini. Dari penjelasannya, terlihat jelas bahwa budidaya Manfish bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Ikan manfish ini memiliki banyak variasi warna dan bentuk yang membuatnya digemari pecinta ikan hias. Beberapa jenis yang umum dibudidayakan antara lain Black Marble, Black and White (BW), Golden, Platinum, dan Tricolor. Selain warna, bentuk sirip juga menjadi daya tarik tersendiri. Ada jenis Slayer dengan sirip panjang yang elegan, serta jenis Jengki yang memiliki sirip lebih pendek. Keberagaman ini membuat Manfish selalu punya nilai jual di pasaran karena setiap orang bisa memilih sesuai selera.

Menurut Bang Ramis, dari berbagai jenis Manfish, yang paling cepat berproduksi adalah jenis Tricolor. Dengan indukan yang sehat, pembudidaya bisa menghasilkan ribuan ekor ikan setiap bulan. Meski tidak lahir bersamaan, jumlah produksi bisa mencapai sekitar 3.000 ekor secara rutin. Dari hasil tersebut, omzet bulanan diperkirakan sekitar Rp. 3.000.000, dengan modal yang relatif kecil yaitu dari sekitar 30 pasang indukan. Angka ini menunjukkan bahwa usaha ikan Manfish ini bisa menjadi peluang bisnis yang cukup stabil terutama bagi pemula.

Berdasarkan info dari vlog video untuk ikan berusia sekitar satu bulan atau disebut burayak, harga jual berkisar antara Rp. 250 – Rp. 350 per ekor dan pada ikan indukan biasanya tidak dijual karena dianggap sebagai aset produksi yang berharga. Dengan menjaga indukan tetap sehat, pembudidaya bisa terus menghasilkan burayak baru yang siap dipasarkan.

Bagi yang baru ingin mencoba, tidak perlu langsung memiliki aquarium besar. Wadah sederhana seperti styrofoam atau bak es bisa digunakan untuk pemijahan satu pasang indukan. Pakan berupa kutu air atau cacing sutra, namun pemberiannya yang terkontrol agar tidak berlebihan. Selain itu, oksigen atau aerasi sangat penting untuk mendukung pertumbuhan burayak agar cepat besar. Perawatan air juga tidak boleh diabaikan. Air sebaiknya diendapkan terlebih dahulu selama satu malam sebelum digunakan, agar lebih aman bagi ikan.

Meskipun terlihat mudah, budidaya Manfish tetap memiliki tantangan jika ada perubahan cuaca yang drastis, seperti panas yang tiba-tiba berganti hujan, bisa membuat suhu air berubah cepat. Kondisi ini berisiko membuat ikan stres, kurang sehat, bahkan mati. Oleh karena itu, pembudidaya harus selalu memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kualitas air.

Budidaya ikan Manfish bisa menawarkan peluang usaha yang cukup menjanjikan, terutama bagi pemula yang ingin membudidayakannya. Dengan perawatan yang sederhana dan modal yang tidak terlalu besar, serta permintaan pasar yang stabil usaha ini bisa menjadi pilihan menarik. Selain menghasilkan keuntungan, memelihara ikan hias juga memberikan kepuasan tersendiri karena keindahan dan variasi bentuknya. Seperti yang diperlihatkan Bang Ramis, dengan ketekunan dan perhatian pada detail, budidaya Manfish bisa menjadi ladang rezeki sekaligus hobi yang menyenangkan. 

Semoga infonya bermanfaat. 



Kuningan Januari 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan