Ikan sembilang adalah salah satu jenis ikan laut yang cukup dikenal di Indonesia. Anggota dari suku Plotosidae ini memiliki ciri khas berupa tubuh memanjang dengan warna cokelat gelap serta kumis di sekitar mulutnya, mirip dengan ikan lele. Karena kemiripannya itu, masyarakat sering menyebutnya sebagai lele laut.
Meski terlihat biasa, ikan sembilang memiliki patil atau duri sirip yang beracun. Sengatan patil ini bisa menimbulkan rasa nyeri hebat, bengkak, sensasi panas dingin bahkan jantung berdebar. Tidak jarang, orang yang tersengat patil sembilang membutuhkan penanganan medis untuk meredakan gejala tersebut.
Sebagai info penting ikan sembilang sebaiknya ditangani dengan hati-hati, terutama saat proses penangkapan atau pengolahan. Namun, racun tersebut hanya terdapat pada patilnya, bukan pada dagingnya. Dengan pengolahan yang bajk, daging sembilang aman dikonsumsi dan bahkan memiliki manfaat kesehatan.
Dari segi kesehatan mengkonsumsi ikan sembilang secara teratur dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan gizinya mendukung sistem imun sehingga tubuh lebih kuat melawan infeksi dan penyakit ringan. Hal ini sangat penting terutama bagi anak-anak dan lansia yang membutuhkan asupan protein berkualitas untuk menjaga kesehatan.
Selain itu, tekstur daging sembilang cenderung lebih lembut dibandingkan lele, sehingga banyak orang menyukai rasanya. Di habitat alam aslina, ikan sembilang memperoleh makanan dari detritus serta fitoplankton seperti Acinastrum sp. dan Chlorella sp., yang menunjukkan perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Jika dibandingkan dengan ikan lele air tawar, ikan sembilang memiliki sejumlah perbedaan seperti dari segi habitat, yaitu sembilang hidup di laut atau perairan payau, sedangkan lele ditemukan di air tawar. Dari segi corak tubuh, sembilang sering memiliki belang putih atau kuning, sementara lele berwarna polos terutama untuk anakannya yang dapat di lihat pada foto yang beredar di internet.
Jumlah patil juga berbeda yaitu ikan sembilang memiliki tiga patil seperti di kedua sirip dada dan pada bagian atas bagian punggungnya, sedangkan lele hanya dua patil di bagian dada saja. Tingkat bisa sembilang lebih kuat dibandingkan lele, sehingga lebih berbahaya bila tersengat. Bentuk ekor sembilang menyerupai dan terlihat mengerucut, sedangkan lele memiliki ekor melengkung. Perbedaan ini membuat sembilang dan lele mudah dibedakan meski sekilas tampak mirip sekali.
Semoga infonya bermanfaat.
Kuningan Januari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan akan di moderasi dulu