Kamis, 14 Maret 2024

Penyakit parasit ikan molly (kutu jarum)

Pada kesempatan ini admin menuliskan dan berbagi pengalaman tentang memelihara indukan ikan molly yang dipelihara dalam kolam bundar outdoor yang dapat menampung air hingga ribuan liter dan bertepatan dengan musim penghujan. Air pada kolam senantiasa selalu terlihat jernih namun kualitas airnya belum tentu aman bagi ikan.

Dimusim hujan air dalam kolam peliharaan dapat membuat suhu menjadi lebih dingin, hal ini ternyata rentan terhadap penyakit yang dapat menyerang pada ikan molly. Ikan molly memang termasuk ikan hias yang kuat dan tidak membutuhkan perawatan ekstra, namun dengan adanya perubahan suhu air yang dingin pada kolam beberapa indukan ikan terlihat terkena parasit yang bisa membahayakan. Parasit ini tumbuh dengan sendirinya dari dalam air kemungkinan besar pengaruh dari curah hujan yang tinggi.

Kutu Jarum pada Ikan Molly
Berdasarkan pengalaman admin bahwa penyakit yang dapat menyerang ikan adalah parasit kutu jarum. Kutu jarum adalah parasit yang menempel pada tubuh ikan dan memakan bagian didalam tubuh ikan. Parasit ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan bahkan kematian pada ikan molly jika tidak segera ditangani oleh si pemelihara.

Kutu jarum yang menempel pada tubuh ikan akan terlihat jelas pada tubuh ikan, kutu ini berbentuk seperti cucuk ikan terlihat bening dan meninggalkan bekas gigitan titik merah kecil. 

Ikan yang terserang kutu jarum pada bagian penting akan membuat ikan lemah dan terlihat kurang aktif, namun pada sebagian kasus ikan masih tampak aktif untuk memakan pelet walaupun demikian parasit ini dapat merusak bagian tubuh ikan. Dampak ikan terkena kutu jarum ini juga dapat menyebabkan kulit ikan menjadi kusam dan berlendir.

Pengobatan terhadap kutu jarum
Langkah pengobatan yang dilakukan adalah dengan mengambil ikan yang sudah terkena parasit ini, lalu mencabut kutu jarum dengan tangan atau menggunakan pinset seperti yang banyak dilakukan oleh praktisi yang bisa ditonton di Youtube. Usahakan mencabut sampai ke akar-akarnya sehingga ikan molly akan terbebas dari parasit tersebut. Biasanya jika sudah tercabut akan membuat tubuh ikan mengeluarkan darah. 

Menurut info dari situs Wikipedia cara lain untuk memastikan pengangkatan sampai keakarnya adalah dengan mencelupkan cotton bud ke dalam larutan kalium permanganat atau dikenal cairan (pk) lalu oleskan pada parasit kutu jarum dengan larutan ini sehingga parasit tersebut akan segera melepaskan cengkeramannya di tubuh ikan tentunya dengan dosis pemakaian yang sudah ditentukan. 

Langkah selanjutnya adalah karantina ikan yang sudah tercabut parasitnya dalam wadah khusus yang airnya sudah diberi garam krosok secukupnya, karena garam yang sudah terlarut dalam air berfungsi sebagai antiseptik sehingga dapat mencegah infeksi pada tubuh ikan molly. Biarkan ikan berada dalam wadah karantina tersebut hingga beberapa waktu sampai ikan kembali terlihat normal (sembuh).

Penggunaan garam krosok lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan dengan antiseptik kimia lainnya akan tetapi pengaruhnya kemungkinan lebih rendah dibandingkan dengan beberapa antiseptik kimia.

Penting juga untuk dilakukan, bagi rekan pembaca yang sudah mencabut kutu jarum pada tubuh ikan yang menggunakan tangan ataupun pinset, segera lakukan pembersihan pada tangan dengan mencuci dengan cairan antiseptik atau meremas garam krosok sebagaimana pernah admin blog dc lakukan.

Semoga infonya ini dapat bermanfaat.


Kuningan Maret 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan akan di moderasi dulu

Blogger Kuningan

Blogger Kuningan